Jenis Busana Muslim Untuk Ibadah

Busana muslim ketika menanggalkan pakaian, lafaz- kanlah: “Pujian kepada Allah yang mengurniakan pakaian ini untuk menutupi auratku dan dapat mengindahkan diri dalam kehidupanku, dengan nama Allah yang tiada Tuhan melainkan Dia”Sebagai seorang Islam, sewajarnya seseorang itu memakai pakaian yang sesuai menurut tuntutan agamanya kerana sesungguhnya pakaian yang sopan dan menutup aurat adalah cermin seorang Muslim yang sebenar.

Batas-batas aurat wanita dan laki-laki Laki-laki: Dari pusar sampai lutut. Dalil Budak perempuan: Seperti aurat laki-laki dan ditambah punggung, perut, lambung sebelah kanan dan kiri Perempuan merdeka: Seluruh badan kecuali muka, tangan, punggung kaki dan telapak kaki. Suara bukan aurat, tapi suara merdu dalam bacaan termasuk aurat. Kaki tidak termasuk aurat ketika sholat, tapi merupakan aurat jika dilihat dan dipegang. Penjelasan Aurat Mugholladhoh wa mukhoffafah menurut malikiyyah Laki-laki Mugholladhoh: Dua lubang Mukhoffafah: Antara pusar sampai lutut selain dua lubang Budak perempuan Mugholladhoh: Pantat dan antara keduanya, kemaluan dan rambut kemaluan Mukhoffafah: Paha, antara rambut kemaluan dan pusar Perempuan merdeka.

Mugholladhoh: Seluruh badan kecuali athraf (leher, kepala, punggung kaki), dada, punggung Mukhoffafah: Seluruh badan kecuali wajah dan tangal Jika tersingkap aurat mugholladhoh maka batal sholatnya. Dan jika tersingkap aurat mukhoffafah sholatnya tidak batal, tapi dianjurkan untuk mengulanginya di waktu sholat dloruri Dilarang melihat aurat walaupun tidak tertutup. Tapi jika aurat tertutup boleh melihatnya. Hukum meraba aurat yang tertutup (dengan kain/baju) tidak boleh Batas aurat laki-laki ketika sholat Laki-laki: Mugholadhoh (dua lubang) dan antara dua pantat. Maka wajib mengulangi sholat jika kain yang menutupi pantat terbuka atau tersingkap rambut di bawah perut. Paha bukan aurat dalam sholat.

Budak perempuan: Dua lubang dan pantat. Jika terlihat ketika sholat maka batal Perempuan merdeka: Seluruh badan kecuali dada, ujung rambut, tangan dan kaki Batas aurat yang dilihat Laki-laki: Antara pusar dan lutut. Dengan laki-laki lain: Antara pusar dan lutut Perempuan Di depan laki-laki bukan mahram: Seluruh badan kecuali wajah dan kedua telapak tangan Di depan laki-laki mahram: Seluruh badan kecuali wajah dan athraf (kepala, leher, kedua tangan dan kedua kaki Dengan perempuan lain muslimah/kafirah: Antara pusar sampai lutut Keluarga karena perkawinan atau menyusui: Seluruh badan kecuali muka dan kedua telapak tangan Batas aurat ketika sholat.

Laki-laki: Antara pusar dan lutut Budak perempuan: Seperti aurat laki-laki Perempuan merdeka: Seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangan (baik punggungnya maupun telapknya) Batas aurat yang dilihat Laki-laki Laki-laki lain: Antara pusar dan lutut Perempuan bukan mahram: Antara pusar dan lututitulah beberapa mengenai penjelasnnya semoga bermanfaat dan sekian dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *